Mentawai, Aktual7News.Com
Terjadinya kelangkaan BBM jenis pertalite di SPBU Tuapejat selama lima hari beberapa hari diakibatkan oleh kapal PT Sumber Alam Sejahtera pengangkut BBM kandas Pantai Padang.
Sementara pengguna kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat dan speed boat nelayat di tuapejat terhenti beroperasi beberapa hari akibatnya ekonomi masyarakat terdampak kelangkaan BBM kosong di SPBU Tuapejat
Informasi di dapatkan SPBU Tuapejat, Desi mengatakan Jum'at, ( 13/02/2026 ) ini kapal pengangkut BBM sdh merapat di pelabuhan tuapejat dan akan di lakukan pembongkaran BBM di SPBU dan masyarakat sudah bisa pengisian pada sore hari ini untuk kendaraan jelas Desi.
Menurut informasi dari pihak SPBU PT Sumber Alam Sejahtera di Km 2 Tuapejat Desi menyebutkan, kebutuhan bbm di Kabupaten Kepulauan Mentawai tinggi sekali , sehingga bbm bisa habis dalam dua atau tiga hari sekali masuk di SPBU Tuapejat.
Namun kelangkaan BBM hanya sementara. Saat ini kapal tidak bisa keluar kandas kalau melewati Muara Padang. Besok Jum'at dini hari, pastinya kapal akan berlayar dengan cuaca bagus dan masuk pelabuhan Tuapejat. Ujar Desi saat dikonfirmasi. Kamis (12/02/2026)
Desi juga mengatakan, pendistribusian BBM dilakukan sesuai prosedur dan aturannya. Ia juga mengatan, bahwa kebutuhan BBM yang saat ini terkendala bukan berarti kelalaian pihak SPBU, namun minyak memang habis tersalurkan kepada masyarakat termasuk adanya kendala dengan kapal, ujar Desi
Sementara draiver maxsim tuapejat, Adi mengatakan kelangkaan BBM jenis pertalite sering terjadi di tuapejat termasuk di daerah lain seperti pulau Sikakap dan pulau Siberut.
Seharusnya pemerintah daerah bersama Pertamina sudah bisa membuat depo BBM di kepulauan Mentawai supaya kelangkaan BBM di Mentawai bisa teratasi, sementara kebutuhan BBM jenis pertalite dan solar sangat tinggi di Mentawai.
Saat ini daerah kepulauan Mentawai zona pariwisata yang banyak di kunjungi oleh negara asing untuk melakukan surfing karena satu-satu nya daerah di Sumatera Barat titik ombak terbanyak ungkap Adi. ***



0Komentar